Rabu, 10 April 2013

Aremania Solo

Selamat siang semuanya :D
Kali ini saya akan membeberkan tentang Aremania Solo
"Merupakan komunitas pecinta AREMA INDONESIA wilayah Solo dan sekitarnya"
BC dari Aremania Solo ada di Perum Paloma Citra 2 Gumpang,Sukoharjo.

Logo Aremania Solo

Rabu, 27 Maret 2013

Tour de East Java

Kali ini saya akan berbagi pengalaman saat saya dan teman-teman berpetualang ke Jawa Timur. Rute dari Boyolali-Madiun-Malang-Tulung Agung-Blitar-Kediri-Boyolali.
Dari Boyolali saya berangkat menggunakan motor kesayangan saya Jupiter Z orange :D
Oke dari Boyolali saya berangkat sama anak Jogja menuju Madiun untuk singgah sebentar sambil bertemu teman untuk berbarengan menuju Stadion Kanjuruhan untuk mendukung AREMA dalam laga lanjutan ISL melawan Persisam. 




Bangga ikut membeli tiket gelang :D
 Saking semangat mendukung cuma ini kenangan di dalam Stadion :D

Minggu, 23 September 2012

Persija vs Arema Indonesia (Std. Manahan,Solo)

Foto-foto tiga bersaudara saat menyaksikan pertandingan Persija vs Arema di Stadion Manahan, Solo beberapa waktu yang lalu.
Sedikit cerita kami laju dari Semarang ke Solo,naik motor,tertib dan yang pasti bawa uang.






Sabtu, 02 Juni 2012

Sam Yuli Sumpil Sang Dirigen Aremania se-Jagat Raya


YULI Sugianto atau Yuli Sumpil. Demikian lajang kelahiran 14 Juli 1976 ini biasa dipanggil rekan-rekannya sesama Aremania, pendukung fanatik Arema Indonesia. Sumpil menunjukkan kampung tempat ia tinggal, yakni di Jalan Sumpil Gang I, RT 3/RW 4 Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.
Pemuda nyentrik dengan anting-anting di kedua kupingnya, topi yang tak lepas dari kepala, dan mengenakan kaus Aremania itulah ciri khasnya. Ia selalu semangat dalam membela klub berjuluk ‘Singo Edan’ itu.
Yuli mengawali kiprah sebagai Aremania sudah cukup lama, sejak kelas 5 SD. Ia selalu hadir di lapangan untuk mendukung klub kesayangannya waktu masih berkiprah di Galatama.

Kamis, 31 Mei 2012

Komputer Mati sendiri pada Windows 7 saat di Hidupkan


 Ketika anda menghidupkan Komputer kemudian mati saat startup dan sebelum system windows 7 terbuka. Ada berbagai penyebab terjadi masalah ini, namun harus dicatat bahwa ketika komputer menyala kemudian mati lagi tanpa ada pesan peringatan maka kemungkinan krrusakan pada hardware atau pengaturan registri salah atau rusak. Untuk mengatasi masalah, pertama-tama mengidentifikasi akar penyebab.

Penyebab umum:
  •   Registri Windows rusak.
  •   Virus.
  •   Kerusakan Hardware.

 Di bawah ini diberikan beberapa langkah untuk membantu Anda menyelesaikan masalah saat komputer dinyalakan dan kemudian restart dengan sendirinya tanpa ada pesan peringatan.

Pangeran Diponegoro

Pangeran Diponegoro (lahir di Yogyakarta, 11 November 1785 – meninggal di Makassar, Sulawesi Selatan, 8 Januari 1855 pada umur 69 tahun) adalah salah seorang pahlawan nasional Republik Indonesia. Makamnya berada di Makassar. Diponegoro adalah putra sulung Hamengkubuwana III, seorang raja Mataram di Yogyakarta. Lahir pada tanggal 11 November 1785 di Yogyakarta dari seorang garwa ampeyan (selir) bernama R.A. Mangkarawati, yaitu seorang garwa ampeyan (istri non permaisuri) yang berasal dari Pacitan. Pangeran Diponegoro bernama kecil Bendoro Raden Mas Ontowiryo.

Presiden Soeharto

Soeharto adalah Presiden kedua Republik Indonesia. Beliau lahir di Kemusuk, Yogyakarta, tanggal 8 Juni 1921. Bapaknya bernama Kertosudiro seorang petani yang juga sebagai pembantu lurah dalam pengairan sawah desa, sedangkan ibunya bernama Sukirah.


Soeharto masuk sekolah tatkala berusia delapan tahun, tetapi sering pindah. Semula disekolahkan di Sekolah Desa (SD) Puluhan, Godean. Lalu pindah ke SD Pedes, lantaran ibunya dan suaminya, Pak Pramono pindah rumah, ke Kemusuk Kidul. Namun, Pak Kertosudiro lantas memindahkannya ke Wuryantoro. Soeharto dititipkan di rumah adik perempuannya yang menikah dengan Prawirowihardjo, seorang mantri tani.





Sampai akhirnya terpilih menjadi prajurit teladan di Sekolah Bintara, Gombong, Jawa Tengah pada tahun 1941. Beliau resmi menjadi anggota TNI pada 5 Oktober 1945. Pada tahun 1947, Soeharto menikah dengan Siti Hartinah seorang anak pegawai Mangkunegaran.



Perkawinan Letkol Soeharto dan Siti Hartinah dilangsungkan tanggal 26 Desember 1947 di Solo. Waktu itu usia Soeharto 26 tahun dan Hartinah 24 tahun. Mereka dikaruniai enam putra dan putri; Siti Hardiyanti Hastuti, Sigit Harjojudanto, Bambang Trihatmodjo, Siti Hediati Herijadi, Hutomo Mandala Putra dan Siti Hutami Endang Adiningsih.